SLB N Jepara (14/08/2017)- Program Kemandirian yang dilaksanakan oleh Kementrian Pendidikan setiap tahunnya, tahun ini dilaksanakan di SLB N Jepara untuk karisedenan Pati. Program Kemandirian ini diikuti oleh guru dari beberapa Sekolah Luar Biasa yang ada di Eks Karisidenan Pati. Program Kemandirian yang diadakan SLB Negeri Jepara yaitu Keterampilan Hantaran (Seserahan Pernikahan). SLB Negeri Jepara bekerjasama dengan LKP Gading Sukodono Jepara dalam pengadaan pelatihan ini. Pembukaan Program Kemandirian dilakukan oleh Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Jepara.

Program Kemandirian Keterampilan Hantaran diikuti oleh 12 orang guru dan dilaksanakan selama 15 hari kerja. Adapun kegiatan pembuatan hantaran meliputi membuat merak, ikan, cumi, kura-kura, bebek, kupu-kupu, bunga, udang, membungkus buah dan membuat aksesoris yang biasa digunakan untuk seserahan pernikahan.

Selain itu, peserta Program Kemandirian juga melakuan kegiatan kunjungan ke beberapa tempat pembuatan hantaran yang sudah profesional seperti Gubuk Seserahan Lucy, Salon Atik dan Salon Mita Jepara. Kegiatan selama 15 hari berakhir setelah dilaksanakan kegiatan ujian tertulis dan ujian praktek bagi peserta pelatihanIMG-20170807-WA0023Foto Bersama Setelah Acara Pembukaan Program Kemandirian Hantaran Provinsi Jawa Tengah Tahun 2017WhatsApp Image 2017-08-21 at 11.10.05

Praktek Pembuatan Aksesoris Hantarang dengan bahan baku Pita

WhatsApp Image 2017-08-18 at 14.44.08(1)

Praktek Pembuatan Hantaran Bentuk Udang Menggunakan Handuk

WhatsApp Image 2017-08-18 at 13.02.44(2)

Praktek Pembuatan Hantaran Merak dengan Kain Jarik

WhatsApp Image 2017-08-18 at 13.02.40

Hasil Akhir Hantaran Bentuk Merak

WhatsApp Image 2017-08-21 at 13.06.50(1)

Salah Satu Bentuk Kunjungan Peserta Program Kemandirian di Gubuk Seserahan Lucy Jepara

WhatsApp Image 2017-09-03 at 19.21.13(2)

Hasil Ujian Program Kemandirian Hantaran Tahun 2017 oleh salah satu peserta

 

SLB N Jepara (7/8/2017)- Program Belajar di Luar Kelas Indonesia dilaksanakan serentak baik jenjang SD, SMP, SMA ataupun SLB. Program belajar diluar kelas memiliki manfaat yang baik bagi siswa, diantarannya mempererat hubungan antara siswa dan guru, memberikan suasana baru bagi siswa agar tidak merasa jenuh ketika belajar didalam kelas, memperkenalkan media yang ada dilingkungan sekitar.

Kamis, 7 September 2017, SLB Negeri Jepara menerapkan Program Belajar Diluar Kelas yang diikuti semua ABK. Belajar diluar kelas dilaksanakan di dua tempat, yaitu Museum Kartini dan Taman Gelora Bumi Kartini Jepara. Dengan mengunjungi Museum ini, ABK diharapkan lebih mengenal sejarah Pahlawan Emansipasi Wanita yang berasal dari kota Jepara sendiri. Semua ABK antusias dengan penjelasan dan benda-benda yang terdapat dalam museum. ABK dijelaskan bagaimana sosok Raden Ajeng Kartini, Silsilah Keluarga dan benda-benda peninggalan Raden Ajeng Kartini.  Selain itu, ABK juga diberikan tugas untuk mencatat hal- hal menarik yang ditemukan. ABK SLB N Jepara memasuki museum secara bergantian.

Selanjutnya, Program Belajar di Luar Kelas dilanjutkan di Taman Gelora Bumi Kartini. Disini, ABK dikelompokkan sesuai dengan jenjang kelasnya masing-masing.  Para Guru memberikan tema-tema pembelajaran menarik, seperti mencari angka yang telah ditempelkan dipohon (mengenal angka), mewarnai, bernyanyi, mengenal bagian-bagian pohon, menggambar dan mengenal lingkungan sekitar.

IMG_9385

Kunjungan ABK SLB N Jepara Ke Museum Kartini dalam melaksanakan Kegiatan Belajar Diluar Kelas

IMG_9399

ABK Tunarungu Mengenal Peninggalan Sejarah RA.Kartini

IMG_9409

ABK Tunadaksa Melihat Lukisan dan Foto yang Menceritakan tentang RA.Kartini

IMG_9426

ABK SLB N Jepara Foto Bersama didalam Museum RA.Kartini

IMG_9437

ABK SLB N Jepara  Foto Bersama gURU DI mUSEUM kARTINI

IMG_9599

ABK SLB N Jepara Jenjang SMALB Menyelesaikan Tugas dari Guru

IMG_9597

ABK Tunagrahita Mengenal Bagian-Bagian Pohon

IMG_9564

ABK Jenjang SDLB Mengikuti Kegiatan Belajar Diluar Kelas Menggambar

 

SLB N Jepara (26/08/2017) – Dalam rangka memperingati HUT Provinsi Jateng Tahun 2017, acara dan kegiatan untuk memeriahkan acara tersebut dipusatkan di Kabupaten Jepara. Tepatnya di Pendopo dan Alun-Alun Jepara. Banyak Kegiatan yang dapat diikuti, diantarannya Lomba Menyanyi Umum, Lomba Menyanyi Disabilitas, Lomba Mewarnai Umum, Lomba Mewarnai Disabilitas, Lomba Menggambar Umum, Lomba Menggambar Disabilitas, dan masih banyak yang lainnya.

SLB N Jepara ikut berpartisipasi dalam ajang lomba mewarnai, menggambar dan menyanyi untuk disabilitas. Untuk cabang lomba menyanyi yang dilaksanakan di Alun-Alun 2 Jepara, ABK SLB N Jepara berhasil menjadi Juara 2. Sedangkan untuk cabang lomba mewarnai, ABK SLB N Jepara berhasil menyabet Juara 2 dan 3. Untuk Lomba Menggambar Berhasil menjadi juara 1, 2 dan 3.

Untuk cabang lomba mewarnai dan menggambar ini, ABK SLB N Jepara dikunjungi langsung oleh Gubernur Provinsi Jawa Tengah Bapak Ganjar Pranowo.

WhatsApp Image 2017-08-31 at 10.02.43(5)

Penerimaan Hadiah Juara 1  Lomba Menggambar di Alun-Alun Jepara

WhatsApp Image 2017-08-31 at 10.02.43(3)

Salah satu ABK SLB Negeri Jepara yang ikut berpartisiasi dalam Lomba Mewarnai Disabilitas

WhatsApp Image 2017-08-31 at 10.02.43

Foto salah satu ABK SLB N Jepara dengan Bapak Gubernur Provinsi Jawa Tengah

IMG_9286

Proses Lomba Mewarnai di Pendopo Kabupaten Jepara

IMG_9296

Kunjungan Bapak Gubernur Provinsi Jawa Tengah Melihat Lomba Menggambar dan Mewarnai

IMG_9355

 Penerimaan Bingkisan ABK SLB N Jepara dari Provinsi Jawa Tengah

IMG_9380

Pengumuman Perolehan Juara 1,2 dan 3

SLB N Jepara (16/08/2017)- Imunisasi MR (Measles Rubella) dilaksanakan serentak di SD dan SLB Se Kecamatan Tahunan pada bulan Agustus. Imunisasi ini diperuntukkan bagi siswa/siswi dan AB usia 9 bulan – 15 tahun. Pada jenjang SDLB di SLB Negeri Jepara, semua ABK mengikuti kegiatan imunisasi ini

Imunisasi dilaksanakan pada hari Rabu, 16 agustus 2017. Imunisasi ini dilakukan oleh UPT Puskesmas Tahunan Jepara. Imunisasi MR diberikan guna untuk melindungi anak Indonesia dari penyakit kelainan bawaan, seperti gangguan pendengaran, gangguan penglihatan, kelainan jantung, dan retardasi mental yang disebabkan adanya infeksi Rubella pada saat kehamilan.

IMG-20170816-WA0007

IMG-20170816-WA0010

IMG-20170816-WA0008

IMG-20170816-WA0013