SLB Negeri Jepara, (17/02/2016)- Kegiatan Program Khusus menjadi salah satu kegiatan wajib yang diberikan kepada Anak Berkebutuhan Khusus tunadaksa di SLB Negeri Jepara. Latihan bina gerak yang diberikan  ini bertujuan untuk memberikan bekal dan mengantarkan anak agar dapat berhasil dengan segera. Dengan demikian, diharapkan nantinya anak dapat mengadakan partisipasi, berkomunikasi, dan sosialisasi dengan lancar. Selain itu  anak tunadaksa ini tidak mengalami kesulitan gerak fisik. Dan akan bersikap berani dan percaya diri dalam bergaul dan menyatukan dirinya dengan masyarakat. Program Khusus Bina Gerak ini bertujuan agar siswa memiliki pengetahuan, sikap dan nilai, serta kemampuan sensomotorik sebagai bekal agar mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan.

Di SLB N Jepara, Bina Diri diampu oleh Ibu Tantina, S.Pd selaku guru tunadaksa. Ada berbagai macam kegiatan Bina Gerak yang dilakukan oleh ABK, diantarannya adalah Bina Gerak dengan Terapi Bermain, Bina Gerak dengan Terapi Fisik dan Bina Gerak dengan Terapi Kerja.  Salah satu contohnya yang telah dilaksanakan oleh anak ABK adalah permainan menyusun Balok, berlatih berjalan, menaiki dan menuruni anak tangga serta berolahraga.

Kegiatan ini dilakukan oleh siswa dan siswi tunadaksa dengan antusias dan aktif disetiap kegiatan. Kegiatan Bina Gerak yang dilakukan secara bertahap ini nantinya dapat melatih pengembangan otot- otot, fungsi mata dan fungsi telinga.

Berikut ini adalah dokumentasi kegiatan Program Khusus Bina Diri di SLB N Jepara :

IMG_0569

IMG_0606

IMG_0698

IMG_0678

IMG_0698

IMG_0705

SLB Negeri Jepara, (15/02/2016), Program Khusus untuk Anak Berkebutuhan Khusus atau yang lebih dikenal dengan ABK terdiri dari berbagai macam program. Diantarannya adalah Bina Diri, Bina Gerak, Orientasi dan mobilitas (OM).

Salah satu Program Khusus untuk Tunanetra adalah Orientasi dan Mobilitas. Program ini merupakan program khusus yang diperuntukkan bagi siswa yang menyandang tunanetra. Pada program ini, siswa dikenalkan kepada lingkungan di sekitar mereka, terutama di lingkungan sekolah. Adapun tujuan dari Program Khusus OM ini adalah untuk mengembangkan sikap kemandirian siswa tunanetra dan membantu mereka agar bisa melaksanakan aktivitas sehari-hari seperti orang normal pada umumnya. Selain itu, manfaat dari Program Khusus Orientasi dan Mobilitas bagi Tunanetra yaitu mempermudah tunanetra dalam memperoleh informasi dan pengalaman baru, mempermudah bagi tunanetra dalam berinteraksi dengan lingkungan, mempermudah bagi tunanetra dalam bergerak dan berpindah tempat.

SLB N Jepara menjadikan Program Khusus OM menjadi salah satu program yang wajib untuk diajarkan kepada tunanetra. Program ini dilakukan dengan praktek mengenali lingkungan sekolah, mengenali situasi sekitar dan arah mata angin.

Berikut ini adalah dokumentasi Program Khusus Orientasi dan Mobilitas Tunanetra di SLB N Jepara :

IMG_0822

IMG_0823

IMG_0825

Program Bina Diri, Ajarkan Anak Berkebutuhan Khusus Merawat Diri…

SLB N Jepara, (12/02/2016) – Untuk mendukung perkembangan Anak Berkebutuhan Khusus, SLB Negeri Jepara melaksanakan Program Khusus bagi ABK. Program Khusus ini meliputi berbagai macam, seperti BKPBI, Bina Diri dan Bina Gerak.

Kegiatan Bina Diri menjadi salah satu Program Khusus yang wajib dilakukan oleh siswa dan siswi SLB Negeri Jepara. Kegiatan Bina diri adalah suatu upaya membangun diri Anak Berkebutuhan Khusus baik sebagai makhluk individu maupun makhluk sosial melalui pendidikan di dalam keluarga, di sekolah, dan di masyarakat yang dilakukan sehari – hari sehingga diharapkan dapat terwujudnya kemandirian untuk melakukan aktivitas sehari -hari.

Kegitan Bina Diri di SLB N Jepara dilakukan secara rutin setiap minggunya. Kegiatan ini diperuntukkan untuk semua jenis ketunaan yaitu Tunagrahita, Tunanetra dan Tunarungu. Untuk tingkat SDLB, Program Khusus Bina Diri ini terdiri dari berbagai aspek diantarannya adalah sebagai berikut :

  1.  Merawat Diri  : Kegiatan Bina Diri merawat diri ini meliputi makan-minum, kebersihan badan, menjaga kesehatan
  2. Menolong Diri : berpakaian, berhias diri
  3. Mengurus Diri : Kegiatan Bina Diri menolong diri ini meliputi berpakaian dan menghias diri.

Setiap anak berkebutuhan khusus, memiliki metode dan penanganan dalam bina diri yang berbeda-beda, sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan yang dimiliki anak. Jadi belum tentu permasalahan yang dihadapi oleh anak tersebut sama.

Berikut ini adalah dokumentasi kegiatan Bina Diri yang dilakukan oleh anak SDLB :

IMG_0845Kegiatan Merawat Diri yang dilakukan oleh SDLB kelas 4 Tunagrahita

IMG_0852

IMG_0860

Kegiatan Merawat Diri menggunakan kaos kaki dan sepatu

 

Kegiatan BKPBI (Bina Komunikasi Persepsi Bunyi dan Irama) SLB N Jepara

SLB N Jepara – ( 04/02/2016), Ada bebagai macam kegiatan program khusus yang diberikan kepada para siswa dan siswi SLB N Jepara khususnya untuk tingkat SDLB. Program- program khusus tersebut diantarannya adalah kegiatan OM, BKPBI, Bina Diri, Bina Gerak dan Bina Sosial.

Salah satu kegiatan yang diajarkan dan wajib didapat oleh siswa-siswi Tunarungu adalah kegiatan BKPBI. BKPBI adalah program khusus yang dilaksanakan untuk siswa-siswi tunarungu. Melalui program ini, siswa dikenalkan dengan berbagai macam bunyi-bunyian dan suara di sekitar mereka. Program khusus BKPBI ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan berkomunikasi pada siswa tunarungu. Selain itu, melalui program ini diharapkan nantinya siswa-siswi tunarungu memiliki kemungkinan untuk mengadakan kontak yang lebih baik lagi sebagai bekal untuk bersosialisasi di lingkungan masyarakat nantinya.

Di SLB N Jepara program BKPBI menggunakan media earphone untuk membantu para siswa dan siswi melatih alat pendengaran. Melalui alat ini, diharapkan dapat membantu untuk menstimulasi pendengaran secara bertahap dengan bunyi- bunyi dan suara. Dan disamping itu, untuk melatih kejelasan artikulasi, diajarkan secara face to face bagaimana cara melatih artikulasi dengan jelas.

Berikut ini adalah dokumentasi kegiatan Program Khusus Kegiatan BKPBI :

IMG_0739

 IMG_0748

IMG_0764

IMG_0794